Saya adalah salah satu orang yang cukup sering menulis permasalahan soal perasaan. Dan saya pun merasa seperti sudah mengatakan keribuan kalinya bahwa masalah perasaan tidak akan pernah berujung. Meskipun istilah rasa yang dirasakan adalah sama, namun pendeskripsian setiap orang dalam mendefinisikannya akan berbeda, inilah yang sangat menarik bagi saya.
Sebagai contoh adalah istilah cinta, suka, dan sayang. Memang ada Kamus Besar Bahasa Indonesia yang mendefinisikan istilah tersebut dengan cukup jelas. Saya pribadi tidak merasakan hal yang sama sesuai definisi dari KBBI. Saya cenderung mendefinisikan cinta sebagai nafsu, ini dikhususkan cinta kepada sesama makhluk, bukan Tuhan. Suka adalah kekaguman, dan tidak terlalu menggebu-gebu untuk memilikinya, sedangkan sayang adalah merelakan atau dalam artian menginginkan yang terbaik bagi orang yang disayangi.
Pun sebagian besar orang mengetahui istilah “tarik ulur perasaan” yang katanya bertujuan agar tidak ada rasa bosan dalam suatu hubungan. Ketika sedang “ditarik”, rasa-rasanya dunia hanya milik berdua. Ketika sedang “diulur”, kegalauan akan melanda. Kemudian jika sudah sampai tahap tertentu, maka “ditarik” kembali, sehingga hati kembali bahagia. Ada orang yang mengartikan “mengulur” perasaan berarti mencari selingan, atau seseorang memperbolehkan pasangannya untuk menjalin cinta dengan orang lain dalam waktu jangka tertentu. Ada pula yang beranggapan bahwa “mengulur” berarti orang tersebut membutuhkan waktu untuk menyendiri.
Saya pribadi tidak menyukai istilah “tarik ulur perasaan”. Mungkin cara ini bisa digunakan dalam hubungan persahabatan, namun tidak tentunya diperuntukkan bagi pasangan yang sudah menikah. Pasangan demikian tidak saling menjaga harga diri atau kehormatannya. Menurut saya, munculnya rasa bosan dalam suatu hubungan dikarenakan kedua pasangan tidak lagi menemukan hal yang menarik. Cara ini dapat diatasi dengan mencari sesuatu yang menarik bagi keduanya. Misalnya saja menyisihkan waktu untuk berlibur bersama, memberikan kejutan, atau bahkan saling membicarakan hal-hal yang membuat mereka dilanda kebosanan itu sendiri.
Terkadang permasalahan dalam hubungan timbul karena kedua pasangan atau salah satunya memang mencari masalah. Sederhanakanlah hidup ini dengan bertindak benar.

tarik ulur perasaan kayak digantung not ma org yang ga mau kasih kepastian
ReplyDelete*curhat -_-
sakitnya tuh disini <3
aduh ini siapa y komen ya, gw penasaran hahaha
ReplyDeletehayooo siapa tah?? hahahaaaa
ReplyDeletesiapa yang bisa ngerasasin lagi ditarik ulur perasaan nya ? ya cuma orang yang ngerasa lagi ditarik ulur, mungkin dianya ke geeran atau ....... ah sudahlah
ReplyDeletekan yang saya tulis orang yang sudah punya hubungan, dan hubungan itu diakui oleh keduanya.
Delete