Drama bergaya klasik Inggris yang menceritakan kehidupan dan kebudayaan Inggris di masa lalu. Di awali dengan munculnya berita tenggelamnya kapal Titanic. Kemudian konflik yang ada di dalam keluarga dan para pelayan kastil.
Saya belum selesai menonton serial tv ini hingga satu season, namun secara keseluruhan drama yang ditampilkan sangat baik, akting para aktor dan aktrisnya juga baik.
Segala sesuatu yang menyangkut harta, harga diri, nama baik, memang mudah membuat seseorang untuk “menyenggol” orang lain yang berada disebelahnya.
Hingga saat ini hal-hal positif yang dapat diambil adalah sejahat apapun orang lain terhadap kita, jika kita selalu jujur dan berbuat baik kepada sesama, maka akan selalu ada tempat bagi kita untuk hidup.
Kata Anna, salah satu Lady’s maid, “Fight fire with fire”. Balaslah kejahatan orang lain dengan cara yang sama seperti orang itu menjahati kita.
Kalau kata saya, orang biasa yang tak berbakat, “Fight fire with water”. Saya lebih suka mendinginkan konflik, meskipun pihak sebelah selalu menyulut api. Saya lebih suka diam daripada membela diri, apalagi jika orang yang menuduh mengatakan sesuatu sambil marah-marah.
Dan kalau diperhatikan, hubungan antara saudara kandung atau kakak-adik, akan selalu ada yang lebih ditinggikan dan direndahkan. Bisa jadi memang orang tuanya yang bersikap demikian, atau bisa juga karena anak-anaknya yang berpikir demikian. Begitulah yang terjadi di Downton Abbey. Jika salah satu diantaranya tidak ada yang mengalah, maka konflik tidak akan pernah padam. Dan masalah kecil pun dipersoalkan.
Kalau saya, saya tidak mau memikirkan hal seperti itu, lebih baik berusaha jadi anak yang baik saja.

No comments:
Post a Comment