Tidak tahu kenapa tadi sore terlintas topik ini, "Aku Tidak Cantik". Karena kata sifatnya cantik, sudah jelas yang dibicarakan adalah wanita. Meskipun ada juga laki-laki cantik hahah
Banyak perempuan yang merasa dirinya tidak cantik, termasuk saya. Tapi bagi pribadi, itu bukanlah persoalan. Dan ternyata bukan saya saja, beberapa wanita random yang dapat ditemukan di Google juga berpikir demikian. Saya bahkan terinsipirasi salah satu dari mereka. Salah satu hikmahnya, Allah meringankan beban kita.
Kok cantik jadi beban? Bukan beban sih sebetulnya, namun memang orang cantik perlu menjaga dirinya lebih ekstra dibandingkan dengan yang tidak cantik. Wanita cantik itu ga ngapa-ngapain aja cantik lho! Saya sendiri suka ngeliatin orang cantik #nolesbi. Waktu di kereta pulang dari Bogor, pas banget ketemu sama akhwat cantik putih, tinggi, bersih, kayak model deh. Terus dia saya foto diam-diam hahahah :p
Emang adem ngeliatin yang cantik!
Belum lama, salah satu teman saya bilang dia mau kulitnya agak putih, halus, bersih seperti artis. Ya begitulah perempuan, setidakpedulinya dengan cantik atau tidak cantik tetap ingin tampil cantik.
Ada juga yang setelah menikah malas melakukan perawatan, alasannya karena sudah laku, hahahah
Pernah dengar juga ada akhwat cantik yang kayaknya kelihatan repot karena banyak ikhwan yang suka, mungkin pusing karena banyak perasaan yang ingin dijaga. Maksudnya ingin menolak tanpa melukai.
Alhamdulillah kehidupan saya aman tentram dan damai hahaha, itulah diantara banyak hikmah.
See, semua bagaimana kita melihat sisi positif ya, hal apapun itu.
Saya tidak akan menulis, wanita yang cantik itu yang beriman, bertakwa bla bla bla dan sebagainya. Sudah banyak sekali yang menulis itu. Juga, cantik itu dari hati bla bla dan sebagainya. Yah semua orang tahu kok teorinya hahaha.
Oh ya satu lagi, semakin berkembang, ternyata makna "kesederhanaan" itu berubah ya, ini menurut pendapat saya lho!
Yah begitulah, memang banyak faktor. Serunya dari faktor-faktor itu sebetulnya kita bisa tahu dimana sisi kelemahan kita. Bukan bermaksud untuk menyalahkan suatu pihak atau oknum tertentu.
Saya bukan orang berilmu, jadi saya agak merasa aneh juga konsep hijab saja itu bisa berbeda-beda. Persoalan warna yang digunakan, bentuk atau modelnya, polos atau bercorak dan hal lainnya
Kadang saya mikir juga perkembangan hijab ini, untuk memperkenalkan Islam atau malah memperburuk?
Dan ternyata kalau saya perhatikan semuanya berjalan beriringan, karena manusia pasti punya kekurangan. Yang tadinya hijab berfungsi untuk menjaga, rasanya sekarang jadi berfungsi "untuk menarik".
Dan persoalan ini, mungkin juga karena itu dia! Wanita ingin terlihat lebih cantik!
Panjangkan pembahasannya hahahah
Ketika saya dihadapkan oleh persoalan sepele semacam ini (resah karena tidak cantik), atau lainnya soal perasaan, rasanya Allah tidak pernah bosan menyadarkan saya, "Inot, ada yang lebih penting dari itu," dan itu benar, ternyata banyak hal-hal lain yang belum terurus. Bahkan jika kita mengerjakannya selama 24 jam, mungkin itu akan sangat kurang, kurang sekali.
Merawat diri itu perlu kok, tapi buat saya kalau sebulan menghabiskan dana ratusan juta hanya untuk perawatan kecantikan, itu perlu ga sih?