Saya bukan menyukai pembunuh. Tapi saya memang penasaran pada banyak kasus pembunuhan dan motif dibalik pembunuhan itu.
Dua kasus yang saya penasaran banget itu adalah kasus pembunuhan di mobil BMW, dan akseyna. Soalnya belum terungkap sampai sekarang. Kok, kayaknya pembunuhannya itu rapi. Saya ga tahu sih apa itu karena pembunuhnya yang pinter atau secara kebetulan pembunuhnya tidak sengaja menyamarkan bukti yang ada.
Kalau suka baca Detektif Conan, kasus pembunuhan di mobil BMW hampir miriplah jenisnya. Mayatnya ada di dalam mobil BMW rusak yang letaknya itu dipojok, Kalau bukti sidik jari saja sudah cukup. Mungkin ada sidik jari pelaku yang menempel di mobilnya atau dilakban yang ada di wajah korban. Terus dari pemberitaan yang ada, ga ada bercak darah di mobil dan sekitarnya.
Saya juga pernah nonton kasus pembunuhan yang ada di TV One, saya lupa nama programnya. Ternyata ketika pembunuhnya di wawancarai. Saat membunuh mereka itu seperti kalap, jadi mereka bilangnya, "saya juga ga tahu ko bisa begitu." Mungkin seperti "ga sadar". Tapi orang yang punya hati nurani, pasti bersedih setelah membunuh orang.
Saya cuma nonton dua kasus, tapi dari kedua pembunuh itu, jawabannya sama waktu ditanya kok bisa membunuh orang.
Hati-hati banget sama yang namanya perasaan berlebihan, baik itu senang, sedih, apalagi marah. Orang yang terlalu sedih, bisa melukai diri sendiri. Orang yang terlalu senang juga bisa kalap. Kalau ga hati-hati rasa empatinya bisa berkurang, dan membanggakan diri. Orang yang sudah sangat marah, bisa melukai orang lain. Makanya saya kalau marah, langsung tutup mulut, jangan ngomong! Soalnya takut kalau kata-kata yang keluar itu menyakiti orang. Dan pasti ada yang bilang saya kekanak-kanakan kalau marah saya ngeblokir whatsapp orang. Itu cara saya buat ga bicara, saya takut keceplosan ngomong yang ga baik, jadi biasanya orangnya saya blokir dulu. Kalau sudah tenang, baru saya unblock.
Kenapa orang mudah banget membunuh orang ya...