Karena dikosan yang lama sudah tidak nyaman dan "diusir" pula, saya pun mencari kosan baru sambil berharap tidak lagi melihat orang berpacaran berpelukan didalam kamar.
Dikosan baru alhamdulillah, meskipun kamarnya kecil, udaranya nyaman. Langit-langitnya cukup pendek, sehingga saya dapat mengganti lampu yang rusak dengan berdiri diatas bantal dan guling yang ditumpuk. Aa si pemilik kosan beserta istrinya yang cantik jelita juga ramah, dan baik pula. Saya suka dikasih makanan dan buah-buahan. Suatu nikmat yang tak terhingga bagi anak kosan, hehehe
Ibunda Aa yang sakit nampaknya sudah sehat, dan tidur kembali dikamarnya yang lama. Berhubung Ibunda sudah tua, terkadang muncul sifat kekanak-kanakkannya. Awalnya saya biasa aja, tapi lama-lama jadi serem juga hahahaha.
Jadi, Ibunda takut dengan gelap, dan takut sendirian kalau dibawah tidak ada orang. Kebetulan kamar saya dilantai atas. Suatu saat, dibawah memang tidak ada anak kosan, Aa dan istrinya juga belum pulang. Waktu saya lagi solat magrib, Ibunda mengetuk pintu sebentar lalu membuka jendela kamar saya secara paksa, dia ingin ditemani dibawah sambil menonton tv. Dan saat itu dilantai atas juga tidak ada orang lain selain saya.
Lama kelamaan, setiap hari Ibunda naik ke lantai atas dan membangunkan saya solat subuh dengan membuka jendela saya, sambil berkata,"Neng, subuh neng... neng subuh neng...". Saya paham niatnya sungguh baik. Tapi saya jadi risih juga karena setiap subuh dia membuka jendela dengan paksa, tanpa mengetuk pintu, dan melihat kondisi kamar saya yang berantakan hahaha.
Hingga suatu hari, sebelum dia berhasil membuka jendela, saya ngumpet dibalik lemari, untung badan saya kecil meskipun gendut hahaha. Dia kebingungan kok saya ga ada dikamar.
Akhirnya saya mencari cara supaya jendela kamar tidak bisa lagi dibuka dari luar. Saya ikat jendela nako itu dengan beberapa tali sekuat mungkin. Di hari berikutnya, dia kesusahan untuk membukan jendela. Namun, saya tidak berani mengambil resiko jika itu gagal, sehingga saya tetap bersembunyi dibalik lemari.
Saya jadi mikir juga. Orang tua kita yang semakin tua sifatnya akan menjadi kekanak-kanakkan, atau mungkin pikun, dan sebagainya. Harus pandai-pandai merawat mereka, seperti dulu mereka benar-benar merawat kita.. hmmm...
Wednesday, July 29, 2015
Monday, July 13, 2015
Minta Tolong Kok Maksa?
Ini pelajaran juga buat gw, supaya gw sadar, jangan-jangan gw kalau minta tolong orang maksa hahaha
Kadang aneh aja, kok ada orang minta tolong tapi maksa. Yah, karena harus berpikiran positif, gw pasti mikir, ni orang lagi butuh banget bantuan~
Sejatinya, gw malah ga respect sama yang demikian. Setiap orang beda-beda sih, tapi buat gw kalau minta tolong itu ga perlu ngasih segudang alasan untuk memelas diri. Cukup katakan minta tolong dan beri alasan yang paling kuat, beres deh.
Orang juga seharusnya sadar, kalau ada yang ngasih segudang alasan untuk tidak bersedia menolong ya jangan maksa, itu artinya mereka menolak.
Alhamdulillah ada hadis ini...
"Barang siapa menghilangkan satu kesulitan dari orang muslim maka Allah mebalasnya dengan menghilangkan daripadanya satu kesulitan dari kesulitan-kesulitan yang ada pada hari kiamat” (HR. Bukhari dan Muslim).
Perlu diingat, kita tidak dilarang meminta tolong kepada orang lain, namun disisi lain kita diperintahkan untuk menjadi muslim yang kuat. Tumbuhkanlah rasa empati, dan ikut mikir perasaan si penolong.
Yuk, gw dan lo semua, sama-sama belajar buat ga jadi benalu, tapi jadi muslim yang kuat.
Saturday, July 11, 2015
Sasaki Toyoyami-san, Who Are You?
Saya pikir saya sudah kena tipu, tapi tidak masalah buat saya. Karena hikmahnya banyak. Ini jauh lebih berharga dan tidak sebanding dengan uang 100 ribu yang hilang.
Ceritanya, saya tertarik buat beli kuota internet indosat. Sasaki Toyoyami-san adalah orang yang menawarkan dagangannya di sebuah grup, Islamic Otaku Comunity Indonesia. Dari namanya, 98% saya yakin itu merupakan nama samaran, hahaha
Waktu itu dia tanya, mau bayar via pulsa atau rekening. Menurut dia lebih mudah via pulsa, akhirnya saya kirimlah pulsa 100 ribu, ke no 082292066483. Kemudian saya disuruh cek bonus, namun ternyata saya tidak mendapatkan apa-apa. Karena saya bingung, mungkin saya harus beli paket dulu, akhirnya saya tanya balik ke dia. Ternyata saya tidak bisa mengirimkan pesan melalui facebook Sasaki-san. Saya coba searching profilenya, saya tidak bisa menemukannya. Jadi, sangat mungkin saya di blokir.
Mungkin saya salah, atau sebenarnya saya tidak kena tipu, tapi menurut saya, saya tidak perlu di blokir sedemikian sehingga saya tidak bisa menghubungi Sasaki-san kembali.
Bisa dilihat, ada tulisan "You cannot reply to this conversation"
Bahkan awalnya, dia nawarin saya buat beli kuota seharga 400 ribu, untung saya ga mau hahahaha
Alhamdulillah bisa sedekah, karena saya memang tidak shalat tarawih di mesjid, selama bulan ramadhan ini. Cuma sayangnya, kalau infaq ke mesjid uangnya dipakai untuk umat, tapi dalam kasus ini, saya tidak tahu akan digunakan untuk apa.
Karena ke-islamannya, "sibuk persiapan nuzul quran".
Silahkan diambil pelajarannya ya~
Subscribe to:
Posts (Atom)



