Note: Saya bukan pendukung Jokowi atau Prabowo
Hidup ini sebenarnya sederhana. Yang bikin ribet adalah manusia dengan segala pemikirannya. Memang pemikiran hak setiap orang. Dan masing-masing orang bebas memikirkan sesuatu, baik itu sependapat dengan orang lain maupun tidak. Kita juga diperbolehkan mengemukakan pendapat, opini atau sesuatu yang kita pikirkan dengan bebas, namun dibatasi oleh ketentuan yang berlaku.
Dan entah kenapa ditahun ini, utamanya saat pemilihan umum. Orang awam pun tiba-tiba menjadi ahli berpolitik, berkoar-koar mengatakan pendapatnya ini itu dan sebagainya. Ada yang berbicara sesuai fakta dan ada juga yang tidak. Kalau saya perhatikan sih kebanyakan tidak, tidak di tabayyunkan terlebih dahulu. Artinya media A, B, C atau D langsung dipercaya begitu saja.
Kabar burungnya ada konspirasi soal pengangkatan JKW sebagai presiden. Karena menurut beberapa media JKW didukung oleh antek-antek asing, disukai zionis dan lain sebagainya. Kemudian PRBW ditakuti oleh pihak asing dan lolosnya PRBW sebagai calon presiden merupakan hal yang tidak mereka duga. Sadar ga sih, kita tuh kayak dipermainkan? Bukan JKW atau PRBW yang mempermainkan kita. Sama kayak kasus ketegangan antara Indonesia-Malaysia.
Indonesia itu keren, apalagi rakyatnya. Kalau diibaratkan korek, sekali gesek langsung terbakar. Artinya nafsunya lebih besar dari akalnya.
Jangan LEBAY jadi pendukung kedua belah pihak. Fanatisme itu bikin suatu negara terpecah belah. Yang namanya orang, kalau udah ga suka sama orang lain, pasti yang dilihat jeleknya doang. Orang itu mau berbuat baik juga akan dianggap salah, pencitraan dan sebagainya. Apakah tugas kita menjudge kebaikan yang dilakukan orang lain? Kalau orang yang berbuat baik itu ternyata ikhlas gimana? Sok tahu banget kita berani bilang kalau orang itu ga ikhlas.
Ada lagi soal Ahok kalau ga salah, yang diributin gara-gara dia berbuat baik. Kalau media memberitakan yang baik ya biarlah. Biasa aja gitu lho, daripada dia korupsi mendingan dia sedekah kan? Ga usah ngejudge dia ga ikhlas. Dia non-muslim berbuat baik yaudah sih biarin aja ribet amat nanggepinnya -__-Pun karena dia non-muslim ga usah lebay juga terlalu memuji. Doakanlah supaya dapet hidayah, daripada berkoar-koar mencela, udah kayak ga ada kerjaan yang lain aja.
Buat pendukung PRBW, Bapak PRBW udah usaha kan ya, semaksimal mungkin? Ya terimalah ketetapan Allah dengan lapang dada, sabar, ikhlas, bukan mencela. BEDAKAN yang namanya KRITIK dan MENCELA.
Ngakunya sih KADER DAKWAH, AKTIVIS DAKWAH, ngerasa islami banget kan ya, ngerasa deket kan ya sama Allah. Mbok ya Ketetapan Allah masa ga bisa ikhlas atau ga mau belajar buat ikhlas. Kalau mau mendakwahi JKW lakukanlah dengan cara yang benar men. Daripada sibuk ga ikhlas, ga bisa nerima JKW, mending belajar memperbaiki diri, siapkan dakwah terbaik untuk disampaikan kepada umat. Persiapan kalau-kalau JKW melakukan hal-hal yang bertentangan dengan syariat. SAMPAIKAN DENGAN CARA YANG BAIK.
Buat pendukung JKW, ga usah LEBAY juga ente. Biasa aja men, JKW bukan Tuhan. Pemimpin itu tanggung jawabnya berat. Yang dipimpin pemimpin bukan dari pendukung JKW saja, tapi pendukung PRBW dan para golputers. Bijaklah dalam membuat peraturan. Bijaklah dalam mengambil keputusan. Berkuasa tidak sama dengan berlaku sewenang-wenang. Kita lihat nanti seperti apa kinerja Bpk JKW sesuai yang dikoar-koarkan ga?
Bapak JKW harus sadar banyak yang tidak menyukai Anda. Anda khilaf, banyak yang akan menegur Anda dengan KERAS. Bapak JKW ngaku sederhana kan pak? Silahkan dibuktikan dengan tidak menghambur-hamburkan uang negara.
Banyak orang yang merendahkan orang yang tidak bisa bahasa Inggris. Termasuk saya, saya tidak bisa bahasa Inggris. Tapi kualifikasi saya dan presiden sangat berbeda. Jadi menurut saya, tidak ada salahnya Bpk JKW belajar bahasa Inggris, tidak ada kata terlambat untuk belajar pak.
Buat yang ngerasa jago bahasa Inggris, ga usah sombong juga men. Semua orang punya kelebihan dan kekurangan.
Bapak PRBW, banyak yang salut dengan Anda. Anda berani memperjuangkan yang memang seharusnya diperjuangkan. Anda berwibawa, saya akui itu. Semoga pendukung Anda bisa berwibawa juga seperti Anda.
Pemimpin itu cerminan rakyatnya kan. Rakyatnya aja begini, ga usah protes dong kalau pempimpinnya JKW, ngaca dulu men. Kita pikirkan agar lebih baik kedepannya, tanpa perlu mencela, memfitnah, dan berpikir yang tidak-tidak.
Ini, yang para AKTIVIS DAKWAH, saya amati nih, ada perkembangan ga 5 tahun lagi.
Ngomong-ngomong saya pengamat nih, bukan aktivis. Dan jangan menjudge saya tidak melakukan apa-apa, saya punya misi tersendiri dan tidak perlu saya beberkan disini.
SEKIAN, TULISAN INI SAYA BUAT DENGAN HATI KESAL DAN LELAH MEMBACA CELAAN-CELAAN MANUSIA YANG SOK TAHU BANGET SAMA HIDUP ORANG -___-

No comments:
Post a Comment