Monday, December 14, 2015

Mencoba Menjual Makanan

Dok. Pribadi
Ternyata berdagang itu sulit ya. Pantas ada yang bilang lebih baik fokus pada satu jenis dagangan. Agar dapat mendalami seluk beluknya dengan baik. Ceritanya saya lagi mau mencoba untuk menjual makanan, supaya dapat ilmu baru. Saya memilih camilan sehat gandum goreng. Selain gurih dan enak, produk ini diproduksi tanpa bahan pengawet. Dan jangan bayangkan rasanya seperti roti gandum, karena memang berbeda rasanya.

Saat saya promosi, ada tanggapan dari pembeli yang belum pernah saya dengar selama saya berjualan.

"Tester kakaaa"
"Tester doongg"
"Yah not, anakku belum suka camilan gandum"
"Waah...inot...maapin...ibu aku ga tahan mamam gandum...ini lg kumat perutnya...gara2 roti"

Tidak tahu kenapa dua komentar terakhir membuat saya tergelitik sekaligus kebingungan hahahah. Yaudah, akhirnya saya jawab "Iya, gpp, aku nawarin ibunya ko, bukan anaknya", dan "Iya nawarinnya ke *** ko, bukan ke ibunya". Hahaha, sebenarnya saya paham maksudnya. Mereka ini tipe orang yang memikirkan orang lain, untuk anaknya dan ibunya. Jadi lebih enak kalau selain dirinya, keluarga yang lain juga ikut makan.

Padahal kalau minta tester seperti dua komentar pertama, beneran saya kasih lho! Hihihi



No comments:

Post a Comment