Sebab saya belum pernah mendaki gunung, ini tidak akan menjadi objektif.
Aktivitas mendaki gunung sudah sangat mainstream saat ini. Selain para pecinta alam, orang-orang awam juga mulai tertarik untuk menjajal lika-liku perjalanan menuju puncak. "Sensasi berbeda" mungkin itu yang mereka rasakan dalam rangka mensyukuri nikmat Allah.
Haruskan ke gunung? Jawabannya tentu tidak harus. Toh, mengucap hamdalah adalah salah satu bentuk syukur yang paling mudah.
Apakah cara bersyukur kita sudah benar? Mungkin bisa dilihat semakin dekat atau tidaknya kita kepada Allah.
Semoga teman-teman pendaki tidak ketinggalan membaca Alquran dan yang terpenting shalat 5 waktu. Juga, sebanding tabungan amalnya dibanding uang yang dikeluarkan untuk peralatan atau perjalanan. Aamiin.
amin :)
ReplyDelete