Keabadian itu Allah.
Kesedihan hanya segelintir perasaan, surut dan pasang.
Izinkan kami untuk menunduk pilu dalam kesedihan abadi jikalau jiwa raga ini tak mampu lagi mengimani.
Tak kuasa kami, terhadap bau harum menipu yang tersingkap, itulah dosa.
Tak kuasa kami, berdiri sendiri, berlagak mandiri.
Tak kuasa pula kami, membakar diri.
Engkau lebih dekat dari nadi. Jikalau kita sedekat ini, mengapa kami masih tidak berakhlak baik?
Aku, kami, meletakkan kepala dibawah.
Teguhkan kami agar tidak mendongak dalam riya dan kebanggaan.
Aku, kami, menatap langit.
Teguhkan kami berpengharapan baik agar tidak berputus asa.
Aku, kami, saling mencintai.
Teguhkan kami berkasih sayang agar tidak hilang sifat kemanusian.
Allah, izinkan kami memberi bukti, hanya Engkau yang kami ingini.
No comments:
Post a Comment