Sunday, August 9, 2015

Salah Fokus

Bismillahirrahmanirrahim,

Salah fokus. Judul ini diambil dari salah satu tema Mario Teguh Golden Ways (MTGW). Dan kiranya, tanpa disadari kita telah cukup banyak terlalu fokus pada hal yang tidak perlu. Sehingga, baik apa yang kita perhatikan, ucapkan, dan lakukan adalah hal yang sejatinya tidak perlu dikerjakan. Seperti terlalu fokus terhadap gosip-gosip selebriti, lebih banyak fokus untuk gagal ketimbang sukses, fokus terhadap kesedihan, dan fokus kepada orang-orang yang tidak perlu diperjuangkan.

Fokus diperlukan untuk menjadi ahli. Seringkali yang membuat saya terhambat adalah sebab terlalu besarnya keinginan untuk mengusai semua ilmu. Saya merasa harus bisa dalam segala hal karena tidak semua orang mau dimintai tolong atau mau menolong. Beberapa hal yang ingin saya gapai adalah mahir dalam science, menulis, desain grafis, agama, dan bahasa. Namun, membagi waktu untuk kelima hal tersebut sangatlah sulit.

Manager saya pernah bercerita tentang temannya. Beliau memang sudah sejak dini membentuk kecerdasaan anak dengan program pendidikan yang baik. Misalnya saja, diawal memasukkan anak ke sekolah islam, kemudian ke sekolah umum, lalu sekolah tahfidz, setelah itu kuliah di tempat umum. Dari perencanaan tersebut memang kita membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah bagaimana mengarahkan keinginan anak itu sendiri. Karena terkadang, ada anak-anak yang keinginannya tidak sejajar dengan keinginan orang tua, saya adalah salah satu contohnya.

Salah satu cita-cita saya mungkin membentuk generasi Alquran yang memahami ilmu pengetahuan, seperti ulama-ulama terdahulu. Keren ya~ hahaha

Homework buat orang tua, kualitas kita menentukan kualitas anak nanti. Fokus terhadap tujuan hidup yang utama, fokus pada kewajiban, bukan hanya sekedar menuntut hak.

Fokus, Fokus, dan Fokus.

No comments:

Post a Comment