Emosi yang sukar terkendali...
Kurangnya manajemen waktu...
Ilmu parenting yang tidak memadai...
Passion fotografi yang compang camping...
Alhamdulillah, Allah pertemukan aku dengan Sekolah Online Bengkel Diri, sehingga aku mampu memperbaikinya satu persatu, perlahan-lahan. Setelah post partum selama kurang lebih delapan bulan, aku memutuskan untuk bangkit, dan Bengkel diri menjadi jalan bagiku. Ini adalah sebuah langkah yang besar.
Tidak hanya itu, aku juga mendapatkan teman-teman baru. Salah satu yang menarik adalah Ayna, perempuan shalihah lulusan dari pondok pesantren Gontor. Sebab, aku punya rencana untuk mengarahkan Naylah ke Gontor. Sungguh kehendak Allah yang indah. Entahlah, tapi aku merasa, jalanku seperti terbuka.
Disini aku mendompleng diri sendiri terhadap kekurangan diri dahulu, yaitu tidak menghormati ilmu dan meremehkan guru. Caranya dengan mengosongkan akal sebelum menerima materi, bahwa sejatinya guruku selalu lebih tahu dariku, dan kenyataannya memang demikian. Penyesalan yang luar biasa sekali, dulu aku amat mudah meremehkan, bukankah ini sombong namanya? hiks...
Semoga Allah mengampuni aku... doaku sedikit banyak terkabul melalui langkah besarku untuk mengikuti Sekolah Online Bengkel Diri ini... Terima kasih Bengkel Diri, dan terima kasih kepada guru-guruku semuanya... semoga aku menjadi saksi atas amal jariyah berupa ilmu yang kalian sampaikan kepadaku...
No comments:
Post a Comment